Minggu, 07 September 2014

We used to be best buddies and now we're not, I wish you would go home soon.

Diposting oleh Unknown di 11.48 0 komentar
Mungkin Senin, 11 Agustus 2014 adalah hari yang sangat menyedihkan yang pernah terjadi dalam hidupku. Mengapa harus ada perpisahan? Ini sangat menyakitkan. Aku akan merindukanmu setiap waktu, dan air mataku tidak akan susah keluar jika yang ku tangisi adalah dirimu. Aku sangat tidak bisa menerima kenyataan harus terpaut jarak yang sangat jauh denganmu. Sebelum hari ini kita tidak pernah dipisahkan oleh apapun, dan mungkin memang kita tidak ditakdirkan untuk dipisahkan, tapi mengapa hal ini terjadi? Mengapa kita dipisahkan? Aku akan sangat sangat merindukanmu, wajahmu, tawamu, tawa kita, waktu-waktu kebersamaan kita, aku sangat senang menghabiskan waktu bersamamu, bahkan ketika kita bertengkar, aku pasti akan merindukan ketika kita bertengkar. Aku rindu semua tentangmu. Mengapa sesakit ini? Mengapa ini terjadi padaku? Aku sungguh sungguh tidak siap ketika aku bangun pagi, aku masuk ke dalam kamarmu dan ternyata kosong, ketika aku ingin tidur, aku melihat kembali ke dalam kamarmu dan ternyata masih kosong. Aku menulis semua ini dengan kenangan dan air mata, karena terlalu sakit kurasa untuk berpisah denganmu. Sungguh berat, menyakitkan, aku akan merindukanmu setiap saat, percayalah. Aku tidak tahu apakah aku bisa hidup tanpamu, merindukanmu menyiksaku. Tidak bertemu denganmu sehari saja aku sudah sangat memikirkanmu, mengawatirkanmu, bagaimana untuk waktu yang lama dan jarak yang terlampau jauh? Mungkin aku akan sekarat. Aku merasa sangat kesepian disini. Aku merasa kehilangan separuh kebahagiaanku, aku merasa kita sudah seperti saudara kembar yang tidak bisa dipisahkan karena memang aku sangat tidak bisa jika harus berpisah denganmu. 
Aku tahu mungkin tulisanku ini berlebihan bagimu, tapi ini benar-benar yang kurasakan. Aku sangat menyayangimu kakakku, dan aku tau kamu tau bahwa aku sangat menyayangimu, dan aku yakin kamu juga menyayangiku, kita hanya sedang diberi cobaan oleh Allah. Tapi aku tidak tau aku bisa melewatinya apa tidak. Mungkin aku akan menangis setiap hari, merindukanmu, berharap kamu kembali dalam setiap doaku. Aku yakin kamu pasti kembali tapi tidak dalam waktu dekat ini, ini yang menyakitkan. 
Mungkin ini yang bisa aku sampaikan, agar kamu tau betapa aku sangat menginginkanmu kembali. Aku selalu menyayangimu, merindukanmu, setiap hari, setiap menit, setiap detik, setiap saat. Aku tidak akan pernah lelah merindukanmu. 
Pulanglah kakak, jangan meninggalkanku lagi. Peluk cium terdalam dari adik kandungmu satu-satunya.



PS: aku menulis semua ini tepat setelah kamu pergi meninggalkan Surabaya.

Sabtu, 04 Januari 2014

Happy New Year 2014!!!

Diposting oleh Unknown di 22.47 0 komentar
Setelah sekian lama ga posting ternyata 2013 uda berakhir dan berganti menjadi 2014. Cepet banget gila, kayaknya barusan aku masuk kuliah, taun 2014 ini uda mau semeser 4 sama semester 5 aja, makin deket sama Tugas Akhir, wew. Oke mumpung masih termasuk awal tahun aku mau ngucapin Selamat Tahun Baru 2014 buat semua dan terutama yang baca tulisanku ini, terima kasih uda mau nyempetin waku baca posingan blogku yang tidak lazim panjangnya :D
Aku bingung kali ini mau bahas apa, masak curhat lagi hahaha. Ga apa-apa deh curhat lagi, kali ini mau bahas pengalamanku ikut BookClub DetEksi Jawapos yang diselenggarakan kemarin 2 Januari 2014. Awal aku ikut bookclub itu karena ketidaksengajaanku baca rubrik deteksi pada hari Rabu, 25 Desember 2013 dimana di pojok kanan atasnya ada info siapa yang mau ikutan bookclub dengan mendiskusikan buku The Cuckoo's Calling karangan Robert Galbraith alias J.K. Rowling si mommy-nya Harry Potter. Aku sih langsung tertarik waktu tau bakal ngebahas tentang The Cuckoo's Calling karena aku uda tau sebelumnya tentang buku itu soalnya yang ngarang si mommy Rowling. Syarat ikutan bookclub sih cuma suruh kirim e-mail, aku iseng banget waktu mau ikutan. Aku kirim e-mail hari rabu, tanggal 25 Desember 2013 kemudian hari senin tanggal 30 Desember 2013 pihak deteksi meneleponku agar mengambil novel TThe Cuckoo's Calling di kantor Jawapos. Waktu ditelpon sih seneng banget, kesenengan pertama itu soalnya bakal dape novel The Cuckoo's Calling secara gratis dimana aku mengidam-idamkan memiliki novel tersebut.
Selasa, 31 Januari 2013 aku ke kantor Jawapos yaitu Graha Pena buat ambil novel, dan beneran gratis :D trus pihak deteksi ngasih tahu hari Jumat 2 Januari 2014 akan dilakukan pemotretan, makin seneng dengernya :D
Tiba saatnya ketemuan dengan para bookclubers di cafe Daily Sweet di daerah G-Walk Ciputra. Acaranya sebenernya dimulai jam 15.30 tapi kondisi saat itu yang hujan deras menyebabkan aku datang terlambat. Tetapi ternyata ga cuma aku yang telat. Proses pemotretan berlangsung kurang lebi 2 jam, lama banget kan. Setelah pemotretan, kami bookclubers dimanjakan dengan hidangan yang ada di cafe Daily Sweet dan semuanya gratis, gilaaaa rejeki nomplok :D dari ikut BookClub DetEksi Jawapos aku jadi punya pengalaman dan yang pasti punya temen-temen baru yang ga kalah asik. Untuk dokumenasi selama pemotretan kemarin bakal aku posting di postingan selanjutnya, soalnya file-file fotonya masih belom aku ambil di Graha Pena :D
Segini dulu share pengalamanku, pengalaman selanjutnya akan aku bagi lagi dipostingan selanjutnya, kalo sempet blogging pastinya, karena semakin hari semakin tercekik oleh jadwal dan tugas-tugas kuliah hahaha. See ya ;)

Sabtu, 05 Oktober 2013

Sahabat Yang Telah Pergi

Diposting oleh Unknown di 07.03 0 komentar
Sebelumnya selamat malam, tiba-tiba aku ingin berbagi kisah tentang seorangg sahabatku yang sejujurnya saat ini aku merindukannya.Aku mengenalnya saat aku berada di bangku kelas 7 SMP, awalnya kita tidak begitu cocok karena sifatnya yang pendiam dan pemalu, hingga akhirnya dia bercerita bahwa dia juga pengemar Harry Potter, dan dari situlah kita mulai memiliki kecocokan satu sama lain. Dia adalah gadis yang sangat baik dan polos pada saat itu, kami adalah teman sekelas saat kelas 7, sayangnya kelas 8 kami tidak satu kelas, namun keakraban kami masih sangat erat dan tidak ada yang mengantikan. Persahabatan kami sangat diselimuti oleh kesetiaan saat itu. Kami rela menunggu satu sama lain hingga urusan salah satu dari kami selesai agar kami bisa pulang bareng. She was my best friend.

Hingga akhirnya kami kelas 9, awal tahun hubungan kami masih sangat baik, hingga pada satu ketika dia menemukan orang lain yang menurutnya dapat mengggantikanku. Aku cemburu, aku menjauhinya, karena dia dengan teganya membiarkanku menunggunya untuk berangkat bareng ke sekolah ketika ternyata dia lebih memlikih berangkat bareng teman barunya tanpa memberitahuku. Setelah kejadian itu aku menjauhinya sampai kita lulus SMP.

Beberapa waktu berlalu, aku sudah duduk di bangku SMA, dan kami tidak berada pada satu SMA yang sama. Suatu ketika aku membuka facebook dan menemukan dia di halaman beranda facebook-ku. Aku meliha profil facebooknya dan 'boom!' dia berubah! Dia memiliki seorang kekasih, dan kata-kata yang terdapat dalam profil facebooknya sangat berbeda dari dia dulu yang aku kenal sebagai gadis yang polos. Tanpa berpikir panjang aku menulis di dinding facebooknya, dia membalas, tapi balasannya sangat tidak terpikirkan olehku. Sahabatku telah berubah, dia bukan lagi sahabatku yang dulu.

Beberapa waktu kembali berlalu. Aku sekarang telah lulus SMA dan berada di jenjang kuliah. Dan saat ulang tahunnya bulan Juli lalu, aku berniat mengajak bicara dia kembali. Ketika aku melihat profil facebooknya sekali lagi WOW!!! dia berubah 180 derajat, nyaris bukan sahabatku yang aku rindukan. Dia me-make over penampilannya. Rambutnya di smoothing, ekspresi wajah nakal saat dipotret, dan dia mengenakan baju minim, sangat berbeda jauh dengan sahabatku dulu yang polos. Aku tetap mengucapkan selamat ulang tahun padanya, dan aku tidak berharap ucapanku dibalas olehnya, bahkan mungkin ucapan itu adalah sapaan terakhirku untuknya karena aku sama sekali tidak mengenalinya sekarang. Dia sama sekali bukan sahabatku yang dulu dan mungkin kita tidak akan bisa bersahabat lagi. Tapi jujur aku masih merindukan kamu yang dulu, Karina Mahardiana.

Selasa, 25 Juni 2013

Direct Selling Album RIVER JKT48 Surabaya

Diposting oleh Unknown di 23.42 1 komentar
Direct Selling RIVER JKT48 adalah istilah dalam menjual album RIVER JKT48 dimana yang menjual album ini adalah para member JKT48 langsung karena album RIVER tidak dijual di pasaran, jadi yang ingin membeli album RIVER bisa datang ke direct sellingnya dan dapat langsung dilayani oleh member JKT48, tapi pada dasarnya sih bukan pengen beli albumnya, tapi pengen ketemu membernya :D

Sebenernya awalnya aku sama sekali biasa aja sama idol grup JKT48 waktu awal mereka keluar waktu aku kelas XII dulu, kemudian aku mulai agak suka ketika merek perlahan mulai naik daun dan lagu-lagu mereka yang easy listening. Tapi aku masih belum ngefans sama mereka, hanya suka lagu-lagunya, hingga pada akhirnya mereka mengcover lagu RIVER yang pertama kali dibawakan oleh AKB48 langsung membuatku jatuh cinta pada idol grup JKT48 khususnya JTeam.

Saat perilisan single RIVER pertama kali di tv, yaitu di IMB Trans TV waktu itu, aku masih biasa aja sama lagu RIVER, cuma aku salut sama koreografinya yang benar-benar beda dari koreografi JKT48 sebelumnya, kemudian aku download lagi River dan aku dengarkan berkali-kali ternyata enak juga dan liriknya memiliki pesan yang sangat bermakna sekali, dari situ setiap saat aku mendengarkan lagi River, menghafalkan liriknya, hingga akhirnya mengcover lagu River yang dibawakan oleh JKT48 (you can check at http://soundcloud.com/dimithanggraeni/river-cover/s-pHcM6 ).

Mengetahui berita direct selling album RIVER di Surabaya, aku senang sekali dan tidak berpikir panjang, aku langsung berencana datang pada direct selling tersebut. Menurutku harga album RIVER relatif mahal yaitu delapan puluh ribu rupian untuk audi CD berisi empat lagu dan DVD berisi tiga video. Tapi aku tidak peduli karena aku ingin bertemu dengan member.

Member yang waktu itu datang ke direct selling di Surabaya adalah Kinal, Delima, dan Vanka. Tempat direct selling waktu itu di jeje radio Surabaya (Jalan Embong Gayam). Aku sampai di jeje radio sekitar pukul dua belas. Antriannya sudah membeludak, sejauh mata memandang banyak orang-orang terutama remaja laki-laki memakai kaos berwarna merah bertuliskan JKT48. Dan banyak juga yang menjual merchandise JKT48 seperti photo pack, pin, light stick, kaos, hingga ada yang menjual kembali album river mereka setelah mereka beli dari member. Sekitar kurang lebih satu jam aku mengantre, tiba-tiba ada pegawai wanita jeje radio dan berkeliling dan berkata padaku, "cewek silahkan masuk duluan". Aku sangat senang sekali, karena kalo nggak didahuluin, melihat antrean yang lumayan panjang, mungkin aku baru bisa bertemu member sekitar sore hari.

Aku pun langsung masuk ke dalam gedung jeke radio, tidak boleh bersalaman, hanya boleh hit touch atau yang lebih kita kenal sebutannya adalah tos. Setelah membayar senilai delapan puluh ribu rupiah aku diberi tiket. Kemudian aku masuk ke sebuah ruangan dimana Kinal, Delima, dan Vanka berada. Aku memberikan tiketku pada Vanka dan dia memberiku sebuah album river, kemudian Vanka mengajakku tos. Aku tidak langsung keluar ruangan, spontan aku menyeletuk,"boleh tos sama Kinal ga?" Seketika Kinal langsung merespon,"oh boleh, sini sini" dan kami tos, dan aku juga tos sama delima. Terakhir aku bilang,"sukses buat JKT48 ya!" Dan Kinal menjawab" iya! Terima kasih ya!" Menurutku Kinal orangnya baik banget, friendly dan welcome banget sama fans, ga ada sombong-sombongnya lah pokoknya, kemudian aku keluar ruangan dengan perasaan senang karena abis ketemu idola. Dan setelah kejadian itu, kalau ditanya oshi kamu di JKT48 siapa? Aku akan menjawab Kinal. Baik banget lu Nal! :D

Ini sekilas penampakanku dengan album RIVER. Waktu itu aku dapat photo packnya Dhike, tapi udah aku kasihkan temanku yang laki-laki :D


Oke sekian dulu curhatanku waktu ketemu Kinal dkk, makasih buat yang mau nyempatin waktunya buat baca tulisanku ini :D

Kamis, 20 Juni 2013

Sudahi Saja, Aku Cukup Tahu

Diposting oleh Unknown di 07.35 1 komentar
Selamat malam pembaca, maaf aku baru muncul ke permukaan karena aku sudah tidak berlangganan modem lagi :( anyway ga berlangganan modem bukan jadi masalahku untuk berhenti bloging, dan saat ini aku sedang blogin via ponsel.
Kali ini aku mau bagi pengalamanku tentang teman yang dikasih ati ngerogoh rempelo atau bahasa indonesianya teman yang tidak tahu diri. Dikatakan seperti itu karena dia memang pada akhirnya merugikanku, bukan maksudku untuk menjelek-jelekkan temanku ini, tapi aku hanya ingin berbagi pengalaman dan agar pembaca berhati-hati jika menemui orang yang ciri-cirinya akan aku bahas di curhatan kali ini.
Dia adalah temanku satu sekolah waktu sekolah menengah pertama. Pada saat sekolah dulu, kami sangat tidak akrab. Aku mengetaui dia atau sekedar mengenalnya karena kita dulu mengikuti ekstrakurikuler yang sama, yaitu teater. Pada saat di teater pun, kami sangat tidak akrab, bahkan aku sempat tidak suka dengannya. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Sekitar hampir lima tahun lamanya kami tidak pernah berkomunikasi, hingga suatu hari, kami dipertemukan kembali oleh jejaring sosial yang sangat digemari para remaja kota besar saat ini, twitter.
Aku memiliki akun twitter pada 25 Januari 2011, dan tidak lama setelah itu aku dan dia saling mengikuti satu sama lain, tetapi kami tidak pernah berkomunikasi, jadi dia dapat dikatakan follower pasif. Hingga sekitar Januari 2013 lalu, dia mengomentari statusku, lalu aku menanggapi komentarnya dan sebaliknya, terus menerus kita berbalas balasan hingga akhirnya menimbulkan canda tawa, dan sampai akhirnya dia mengajakku ketemuan. Aku pun pada saat itu menganggap ajakannya adalah sebuah pertemuan teman lama dan mungkin dia bisa menjadi teman dekatku yang baru, pikirku sat itu. 
Dia mengajakku ketemuan di salah satu mall di Surabaya. Dan aku sempat menanyakan padanya via SMS, "kamu ato aku yang jemput?" Dan dia pun membalas pesanku, "kamu aja ya, hehehe". Ada perasaan tak enak saat itu, tapi aku mencoba berusaha untuk berpikir positif. Akhirnya sesuai hari dan jam yang ditentukan, aku menjemputnya, kami pergi ke mall dan aku mengantarnya pulang. So far dia anaknya baik, asik, enak diajak curhat dan bercanda, sikapnya masuk dalam kriteria teman dekatku.
Setelah hangout kami yang pertama, dia terus menerus mengajakku pergi menemaninya atau aku lebih suka mengatakan dia mengajakku untuk mengantarkannya ke tempat-tempat yang dia inginkan, hingga suatu hari setelah kami terus menerus keluar bersama dan selalu aku yang menjemputnya dan memboncengnya, mamaku bertanya, "kamu keluar sama dia terus, jemput dia terus, kamu dikasih apa sama dia?" Dan aku pun menjawab apa adanya,"ya ga dikasih apa-apa ma." Setelah pertanyaan mamaku tersebut aku menjadi sadar bahwa aku merasa dimanfaatkan olehnya, aku merasa menjadi supirnya yang selalu menjemputnya dan mengantarkan ke tempat yang dia inginnkan, kenapa setelah empat bulan aku baru sadar bahwa aku sangat bodoh selalu mau menurutinya, hingga suatu ketika aku tidak sengaja membuat tweet yang berbunyi:"serasa jadi supir sih". Keesokan harinya dia langsung mengirim pesan padaku yang isinya meminta maaf kalau aku merasa seakan menjadi supir. Aku pun jujur kepada dia bahwa memang aku sangat merasa seperti supirnya, dia menggantikanku memboceng saja tidak pernah, berinisiatif membelikan bensin meskipun aku tidak meminta saja dia tidak pernah, apalagi namanya kalau bukan supir. Dan aku sempat tersinggung oleh pesannya yang berbunyi:"iyo mit sepurane lek awakmu ngeroso koyok supir, sepurane aku ga sesogeh awakmu." Kenapa dia harus membahas harta? Apa hubungannya harta dengan semua ini? Toh yang memiliki harta adalah orang tuaku, sedangkan aku tidak memiliki apa-apa. Dan kalimat terakhirku untuk dia,"terima kasih telah menjadi teman dekatku walau hanya sesaat, terima kasih telah pernah berbagi tawa bersamaku, maaf hubungan pertemanan kita tidak bisa diteruskan, sudah cukup." Dan sampai saat ini sejak bulan April kemarin, aku tidak pernah berkomunikasi dengannya dan aku sangat tidak ingin menemuinya lagi.
Terima kasih kepada pembaca yang telah meluangkan waktunya untuk membaca curhatanku ini. Selamat malam :)

Minggu, 21 April 2013

My Lovely Twitter @dimithanggraeni BACK!

Diposting oleh Unknown di 05.16 0 komentar
Seneeeeng banget twitter kesayanganku balik. Alhamdulillah. Baliknya hari Kamis kemarin waktu aku ga sengaja mau non aktifin twitter lamaku dan ternyata timelinenya jalan. Voila. Padahal aku uda ga beharap banyak twitter lamaku itu bisa balik. Karena balikin twitter yang uda kena suspended dua kali itu susah, aku pake jasa unsuspended dan ternyata it's work! Jadi buat temen-temen yang senasib sama aku, coba pake jasa unsuspend ddulu, Insya Allah twitter kesayangan kamu masih bisa terselamatkan :)

Ini nih penampakan sekilas profil twitter kesayanganku yang sempet kena suspended selama 3 hari :)


Jangan lupa juga selalu dengerin suaraku secara gratis di www.soundcloud.com/dimithanggraeni ya ^^



Selasa, 16 April 2013

My Lovely Twitter @dimithanggraeni has been Suspended :"(

Diposting oleh Unknown di 23.16 0 komentar
Kejadian ini terjadi hari Senin, 15 April sekitar jam 8 pagi. Awalnya aku mau bales mention teman-temanku seperti biasa, dua mention temenku uda berhasil terkirim, giliran mention ketiga ga bisa kekirim, malah error gitu. Aku coba send tweet lewat berbagai aplikasi tetep ga bisa, akhirnya aku buka lewat web dan hasilnyaaa.....


Sedih banget menerima kenyataan kalo twitterku harus kena suspended untuk yang kedua kalinya, kalo uda dua kali kena suspended, baliknya bakal susah :'( Kemarin senin sebenernya aku capek banget dari siang ujian trus sore sampe malem karaokean + makan sama temen-temen kampus, biasanya aku kalo kecapekan gampang banget buat tidur, tapi kemarin aku ga bisa tidur, kepikiran twitter. Aku stres banget kalo ga twitteran, gatau kenapa, uda candu banget.

Segala usaha aku lakuin buat balikin twitter lamaku. Mulai dari mengirim email ke pihak twitter berkali-kali, ikutin cara di google, sampai menggunakan jasa unsuspend yang semuanya belum pasti twitterku balik dalam waktu cepet, daripada stres terus menerus, Selasa, 16 April 2013 jam 03.50 (karena ga bisa tidur) aku bikin twitter baru.


Nah itu twitter baruku yang baru aktif dua hari ini. Beda sama twitter lama, yang timeline mesti penuh, sekarang timeline sepi -_- Never mind, semua butuh proses, ntar juga rame lagi, jadi aku sekarang perlahan uda bisa ikhlasin twitter lamaku yang usernamenya @dimithanggraeni :') Banyak kenangan di akun twitter lamaku, agak berat sebenernya ngikhlasinnya :')


Minggu, 07 September 2014

We used to be best buddies and now we're not, I wish you would go home soon.

Mungkin Senin, 11 Agustus 2014 adalah hari yang sangat menyedihkan yang pernah terjadi dalam hidupku. Mengapa harus ada perpisahan? Ini sangat menyakitkan. Aku akan merindukanmu setiap waktu, dan air mataku tidak akan susah keluar jika yang ku tangisi adalah dirimu. Aku sangat tidak bisa menerima kenyataan harus terpaut jarak yang sangat jauh denganmu. Sebelum hari ini kita tidak pernah dipisahkan oleh apapun, dan mungkin memang kita tidak ditakdirkan untuk dipisahkan, tapi mengapa hal ini terjadi? Mengapa kita dipisahkan? Aku akan sangat sangat merindukanmu, wajahmu, tawamu, tawa kita, waktu-waktu kebersamaan kita, aku sangat senang menghabiskan waktu bersamamu, bahkan ketika kita bertengkar, aku pasti akan merindukan ketika kita bertengkar. Aku rindu semua tentangmu. Mengapa sesakit ini? Mengapa ini terjadi padaku? Aku sungguh sungguh tidak siap ketika aku bangun pagi, aku masuk ke dalam kamarmu dan ternyata kosong, ketika aku ingin tidur, aku melihat kembali ke dalam kamarmu dan ternyata masih kosong. Aku menulis semua ini dengan kenangan dan air mata, karena terlalu sakit kurasa untuk berpisah denganmu. Sungguh berat, menyakitkan, aku akan merindukanmu setiap saat, percayalah. Aku tidak tahu apakah aku bisa hidup tanpamu, merindukanmu menyiksaku. Tidak bertemu denganmu sehari saja aku sudah sangat memikirkanmu, mengawatirkanmu, bagaimana untuk waktu yang lama dan jarak yang terlampau jauh? Mungkin aku akan sekarat. Aku merasa sangat kesepian disini. Aku merasa kehilangan separuh kebahagiaanku, aku merasa kita sudah seperti saudara kembar yang tidak bisa dipisahkan karena memang aku sangat tidak bisa jika harus berpisah denganmu. 
Aku tahu mungkin tulisanku ini berlebihan bagimu, tapi ini benar-benar yang kurasakan. Aku sangat menyayangimu kakakku, dan aku tau kamu tau bahwa aku sangat menyayangimu, dan aku yakin kamu juga menyayangiku, kita hanya sedang diberi cobaan oleh Allah. Tapi aku tidak tau aku bisa melewatinya apa tidak. Mungkin aku akan menangis setiap hari, merindukanmu, berharap kamu kembali dalam setiap doaku. Aku yakin kamu pasti kembali tapi tidak dalam waktu dekat ini, ini yang menyakitkan. 
Mungkin ini yang bisa aku sampaikan, agar kamu tau betapa aku sangat menginginkanmu kembali. Aku selalu menyayangimu, merindukanmu, setiap hari, setiap menit, setiap detik, setiap saat. Aku tidak akan pernah lelah merindukanmu. 
Pulanglah kakak, jangan meninggalkanku lagi. Peluk cium terdalam dari adik kandungmu satu-satunya.



PS: aku menulis semua ini tepat setelah kamu pergi meninggalkan Surabaya.

Sabtu, 04 Januari 2014

Happy New Year 2014!!!

Setelah sekian lama ga posting ternyata 2013 uda berakhir dan berganti menjadi 2014. Cepet banget gila, kayaknya barusan aku masuk kuliah, taun 2014 ini uda mau semeser 4 sama semester 5 aja, makin deket sama Tugas Akhir, wew. Oke mumpung masih termasuk awal tahun aku mau ngucapin Selamat Tahun Baru 2014 buat semua dan terutama yang baca tulisanku ini, terima kasih uda mau nyempetin waku baca posingan blogku yang tidak lazim panjangnya :D
Aku bingung kali ini mau bahas apa, masak curhat lagi hahaha. Ga apa-apa deh curhat lagi, kali ini mau bahas pengalamanku ikut BookClub DetEksi Jawapos yang diselenggarakan kemarin 2 Januari 2014. Awal aku ikut bookclub itu karena ketidaksengajaanku baca rubrik deteksi pada hari Rabu, 25 Desember 2013 dimana di pojok kanan atasnya ada info siapa yang mau ikutan bookclub dengan mendiskusikan buku The Cuckoo's Calling karangan Robert Galbraith alias J.K. Rowling si mommy-nya Harry Potter. Aku sih langsung tertarik waktu tau bakal ngebahas tentang The Cuckoo's Calling karena aku uda tau sebelumnya tentang buku itu soalnya yang ngarang si mommy Rowling. Syarat ikutan bookclub sih cuma suruh kirim e-mail, aku iseng banget waktu mau ikutan. Aku kirim e-mail hari rabu, tanggal 25 Desember 2013 kemudian hari senin tanggal 30 Desember 2013 pihak deteksi meneleponku agar mengambil novel TThe Cuckoo's Calling di kantor Jawapos. Waktu ditelpon sih seneng banget, kesenengan pertama itu soalnya bakal dape novel The Cuckoo's Calling secara gratis dimana aku mengidam-idamkan memiliki novel tersebut.
Selasa, 31 Januari 2013 aku ke kantor Jawapos yaitu Graha Pena buat ambil novel, dan beneran gratis :D trus pihak deteksi ngasih tahu hari Jumat 2 Januari 2014 akan dilakukan pemotretan, makin seneng dengernya :D
Tiba saatnya ketemuan dengan para bookclubers di cafe Daily Sweet di daerah G-Walk Ciputra. Acaranya sebenernya dimulai jam 15.30 tapi kondisi saat itu yang hujan deras menyebabkan aku datang terlambat. Tetapi ternyata ga cuma aku yang telat. Proses pemotretan berlangsung kurang lebi 2 jam, lama banget kan. Setelah pemotretan, kami bookclubers dimanjakan dengan hidangan yang ada di cafe Daily Sweet dan semuanya gratis, gilaaaa rejeki nomplok :D dari ikut BookClub DetEksi Jawapos aku jadi punya pengalaman dan yang pasti punya temen-temen baru yang ga kalah asik. Untuk dokumenasi selama pemotretan kemarin bakal aku posting di postingan selanjutnya, soalnya file-file fotonya masih belom aku ambil di Graha Pena :D
Segini dulu share pengalamanku, pengalaman selanjutnya akan aku bagi lagi dipostingan selanjutnya, kalo sempet blogging pastinya, karena semakin hari semakin tercekik oleh jadwal dan tugas-tugas kuliah hahaha. See ya ;)

Sabtu, 05 Oktober 2013

Sahabat Yang Telah Pergi

Sebelumnya selamat malam, tiba-tiba aku ingin berbagi kisah tentang seorangg sahabatku yang sejujurnya saat ini aku merindukannya.Aku mengenalnya saat aku berada di bangku kelas 7 SMP, awalnya kita tidak begitu cocok karena sifatnya yang pendiam dan pemalu, hingga akhirnya dia bercerita bahwa dia juga pengemar Harry Potter, dan dari situlah kita mulai memiliki kecocokan satu sama lain. Dia adalah gadis yang sangat baik dan polos pada saat itu, kami adalah teman sekelas saat kelas 7, sayangnya kelas 8 kami tidak satu kelas, namun keakraban kami masih sangat erat dan tidak ada yang mengantikan. Persahabatan kami sangat diselimuti oleh kesetiaan saat itu. Kami rela menunggu satu sama lain hingga urusan salah satu dari kami selesai agar kami bisa pulang bareng. She was my best friend.

Hingga akhirnya kami kelas 9, awal tahun hubungan kami masih sangat baik, hingga pada satu ketika dia menemukan orang lain yang menurutnya dapat mengggantikanku. Aku cemburu, aku menjauhinya, karena dia dengan teganya membiarkanku menunggunya untuk berangkat bareng ke sekolah ketika ternyata dia lebih memlikih berangkat bareng teman barunya tanpa memberitahuku. Setelah kejadian itu aku menjauhinya sampai kita lulus SMP.

Beberapa waktu berlalu, aku sudah duduk di bangku SMA, dan kami tidak berada pada satu SMA yang sama. Suatu ketika aku membuka facebook dan menemukan dia di halaman beranda facebook-ku. Aku meliha profil facebooknya dan 'boom!' dia berubah! Dia memiliki seorang kekasih, dan kata-kata yang terdapat dalam profil facebooknya sangat berbeda dari dia dulu yang aku kenal sebagai gadis yang polos. Tanpa berpikir panjang aku menulis di dinding facebooknya, dia membalas, tapi balasannya sangat tidak terpikirkan olehku. Sahabatku telah berubah, dia bukan lagi sahabatku yang dulu.

Beberapa waktu kembali berlalu. Aku sekarang telah lulus SMA dan berada di jenjang kuliah. Dan saat ulang tahunnya bulan Juli lalu, aku berniat mengajak bicara dia kembali. Ketika aku melihat profil facebooknya sekali lagi WOW!!! dia berubah 180 derajat, nyaris bukan sahabatku yang aku rindukan. Dia me-make over penampilannya. Rambutnya di smoothing, ekspresi wajah nakal saat dipotret, dan dia mengenakan baju minim, sangat berbeda jauh dengan sahabatku dulu yang polos. Aku tetap mengucapkan selamat ulang tahun padanya, dan aku tidak berharap ucapanku dibalas olehnya, bahkan mungkin ucapan itu adalah sapaan terakhirku untuknya karena aku sama sekali tidak mengenalinya sekarang. Dia sama sekali bukan sahabatku yang dulu dan mungkin kita tidak akan bisa bersahabat lagi. Tapi jujur aku masih merindukan kamu yang dulu, Karina Mahardiana.

Selasa, 25 Juni 2013

Direct Selling Album RIVER JKT48 Surabaya

Direct Selling RIVER JKT48 adalah istilah dalam menjual album RIVER JKT48 dimana yang menjual album ini adalah para member JKT48 langsung karena album RIVER tidak dijual di pasaran, jadi yang ingin membeli album RIVER bisa datang ke direct sellingnya dan dapat langsung dilayani oleh member JKT48, tapi pada dasarnya sih bukan pengen beli albumnya, tapi pengen ketemu membernya :D

Sebenernya awalnya aku sama sekali biasa aja sama idol grup JKT48 waktu awal mereka keluar waktu aku kelas XII dulu, kemudian aku mulai agak suka ketika merek perlahan mulai naik daun dan lagu-lagu mereka yang easy listening. Tapi aku masih belum ngefans sama mereka, hanya suka lagu-lagunya, hingga pada akhirnya mereka mengcover lagu RIVER yang pertama kali dibawakan oleh AKB48 langsung membuatku jatuh cinta pada idol grup JKT48 khususnya JTeam.

Saat perilisan single RIVER pertama kali di tv, yaitu di IMB Trans TV waktu itu, aku masih biasa aja sama lagu RIVER, cuma aku salut sama koreografinya yang benar-benar beda dari koreografi JKT48 sebelumnya, kemudian aku download lagi River dan aku dengarkan berkali-kali ternyata enak juga dan liriknya memiliki pesan yang sangat bermakna sekali, dari situ setiap saat aku mendengarkan lagi River, menghafalkan liriknya, hingga akhirnya mengcover lagu River yang dibawakan oleh JKT48 (you can check at http://soundcloud.com/dimithanggraeni/river-cover/s-pHcM6 ).

Mengetahui berita direct selling album RIVER di Surabaya, aku senang sekali dan tidak berpikir panjang, aku langsung berencana datang pada direct selling tersebut. Menurutku harga album RIVER relatif mahal yaitu delapan puluh ribu rupian untuk audi CD berisi empat lagu dan DVD berisi tiga video. Tapi aku tidak peduli karena aku ingin bertemu dengan member.

Member yang waktu itu datang ke direct selling di Surabaya adalah Kinal, Delima, dan Vanka. Tempat direct selling waktu itu di jeje radio Surabaya (Jalan Embong Gayam). Aku sampai di jeje radio sekitar pukul dua belas. Antriannya sudah membeludak, sejauh mata memandang banyak orang-orang terutama remaja laki-laki memakai kaos berwarna merah bertuliskan JKT48. Dan banyak juga yang menjual merchandise JKT48 seperti photo pack, pin, light stick, kaos, hingga ada yang menjual kembali album river mereka setelah mereka beli dari member. Sekitar kurang lebih satu jam aku mengantre, tiba-tiba ada pegawai wanita jeje radio dan berkeliling dan berkata padaku, "cewek silahkan masuk duluan". Aku sangat senang sekali, karena kalo nggak didahuluin, melihat antrean yang lumayan panjang, mungkin aku baru bisa bertemu member sekitar sore hari.

Aku pun langsung masuk ke dalam gedung jeke radio, tidak boleh bersalaman, hanya boleh hit touch atau yang lebih kita kenal sebutannya adalah tos. Setelah membayar senilai delapan puluh ribu rupiah aku diberi tiket. Kemudian aku masuk ke sebuah ruangan dimana Kinal, Delima, dan Vanka berada. Aku memberikan tiketku pada Vanka dan dia memberiku sebuah album river, kemudian Vanka mengajakku tos. Aku tidak langsung keluar ruangan, spontan aku menyeletuk,"boleh tos sama Kinal ga?" Seketika Kinal langsung merespon,"oh boleh, sini sini" dan kami tos, dan aku juga tos sama delima. Terakhir aku bilang,"sukses buat JKT48 ya!" Dan Kinal menjawab" iya! Terima kasih ya!" Menurutku Kinal orangnya baik banget, friendly dan welcome banget sama fans, ga ada sombong-sombongnya lah pokoknya, kemudian aku keluar ruangan dengan perasaan senang karena abis ketemu idola. Dan setelah kejadian itu, kalau ditanya oshi kamu di JKT48 siapa? Aku akan menjawab Kinal. Baik banget lu Nal! :D

Ini sekilas penampakanku dengan album RIVER. Waktu itu aku dapat photo packnya Dhike, tapi udah aku kasihkan temanku yang laki-laki :D


Oke sekian dulu curhatanku waktu ketemu Kinal dkk, makasih buat yang mau nyempatin waktunya buat baca tulisanku ini :D

Kamis, 20 Juni 2013

Sudahi Saja, Aku Cukup Tahu

Selamat malam pembaca, maaf aku baru muncul ke permukaan karena aku sudah tidak berlangganan modem lagi :( anyway ga berlangganan modem bukan jadi masalahku untuk berhenti bloging, dan saat ini aku sedang blogin via ponsel.
Kali ini aku mau bagi pengalamanku tentang teman yang dikasih ati ngerogoh rempelo atau bahasa indonesianya teman yang tidak tahu diri. Dikatakan seperti itu karena dia memang pada akhirnya merugikanku, bukan maksudku untuk menjelek-jelekkan temanku ini, tapi aku hanya ingin berbagi pengalaman dan agar pembaca berhati-hati jika menemui orang yang ciri-cirinya akan aku bahas di curhatan kali ini.
Dia adalah temanku satu sekolah waktu sekolah menengah pertama. Pada saat sekolah dulu, kami sangat tidak akrab. Aku mengetaui dia atau sekedar mengenalnya karena kita dulu mengikuti ekstrakurikuler yang sama, yaitu teater. Pada saat di teater pun, kami sangat tidak akrab, bahkan aku sempat tidak suka dengannya. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Sekitar hampir lima tahun lamanya kami tidak pernah berkomunikasi, hingga suatu hari, kami dipertemukan kembali oleh jejaring sosial yang sangat digemari para remaja kota besar saat ini, twitter.
Aku memiliki akun twitter pada 25 Januari 2011, dan tidak lama setelah itu aku dan dia saling mengikuti satu sama lain, tetapi kami tidak pernah berkomunikasi, jadi dia dapat dikatakan follower pasif. Hingga sekitar Januari 2013 lalu, dia mengomentari statusku, lalu aku menanggapi komentarnya dan sebaliknya, terus menerus kita berbalas balasan hingga akhirnya menimbulkan canda tawa, dan sampai akhirnya dia mengajakku ketemuan. Aku pun pada saat itu menganggap ajakannya adalah sebuah pertemuan teman lama dan mungkin dia bisa menjadi teman dekatku yang baru, pikirku sat itu. 
Dia mengajakku ketemuan di salah satu mall di Surabaya. Dan aku sempat menanyakan padanya via SMS, "kamu ato aku yang jemput?" Dan dia pun membalas pesanku, "kamu aja ya, hehehe". Ada perasaan tak enak saat itu, tapi aku mencoba berusaha untuk berpikir positif. Akhirnya sesuai hari dan jam yang ditentukan, aku menjemputnya, kami pergi ke mall dan aku mengantarnya pulang. So far dia anaknya baik, asik, enak diajak curhat dan bercanda, sikapnya masuk dalam kriteria teman dekatku.
Setelah hangout kami yang pertama, dia terus menerus mengajakku pergi menemaninya atau aku lebih suka mengatakan dia mengajakku untuk mengantarkannya ke tempat-tempat yang dia inginkan, hingga suatu hari setelah kami terus menerus keluar bersama dan selalu aku yang menjemputnya dan memboncengnya, mamaku bertanya, "kamu keluar sama dia terus, jemput dia terus, kamu dikasih apa sama dia?" Dan aku pun menjawab apa adanya,"ya ga dikasih apa-apa ma." Setelah pertanyaan mamaku tersebut aku menjadi sadar bahwa aku merasa dimanfaatkan olehnya, aku merasa menjadi supirnya yang selalu menjemputnya dan mengantarkan ke tempat yang dia inginnkan, kenapa setelah empat bulan aku baru sadar bahwa aku sangat bodoh selalu mau menurutinya, hingga suatu ketika aku tidak sengaja membuat tweet yang berbunyi:"serasa jadi supir sih". Keesokan harinya dia langsung mengirim pesan padaku yang isinya meminta maaf kalau aku merasa seakan menjadi supir. Aku pun jujur kepada dia bahwa memang aku sangat merasa seperti supirnya, dia menggantikanku memboceng saja tidak pernah, berinisiatif membelikan bensin meskipun aku tidak meminta saja dia tidak pernah, apalagi namanya kalau bukan supir. Dan aku sempat tersinggung oleh pesannya yang berbunyi:"iyo mit sepurane lek awakmu ngeroso koyok supir, sepurane aku ga sesogeh awakmu." Kenapa dia harus membahas harta? Apa hubungannya harta dengan semua ini? Toh yang memiliki harta adalah orang tuaku, sedangkan aku tidak memiliki apa-apa. Dan kalimat terakhirku untuk dia,"terima kasih telah menjadi teman dekatku walau hanya sesaat, terima kasih telah pernah berbagi tawa bersamaku, maaf hubungan pertemanan kita tidak bisa diteruskan, sudah cukup." Dan sampai saat ini sejak bulan April kemarin, aku tidak pernah berkomunikasi dengannya dan aku sangat tidak ingin menemuinya lagi.
Terima kasih kepada pembaca yang telah meluangkan waktunya untuk membaca curhatanku ini. Selamat malam :)

Minggu, 21 April 2013

My Lovely Twitter @dimithanggraeni BACK!

Seneeeeng banget twitter kesayanganku balik. Alhamdulillah. Baliknya hari Kamis kemarin waktu aku ga sengaja mau non aktifin twitter lamaku dan ternyata timelinenya jalan. Voila. Padahal aku uda ga beharap banyak twitter lamaku itu bisa balik. Karena balikin twitter yang uda kena suspended dua kali itu susah, aku pake jasa unsuspended dan ternyata it's work! Jadi buat temen-temen yang senasib sama aku, coba pake jasa unsuspend ddulu, Insya Allah twitter kesayangan kamu masih bisa terselamatkan :)

Ini nih penampakan sekilas profil twitter kesayanganku yang sempet kena suspended selama 3 hari :)


Jangan lupa juga selalu dengerin suaraku secara gratis di www.soundcloud.com/dimithanggraeni ya ^^



Selasa, 16 April 2013

My Lovely Twitter @dimithanggraeni has been Suspended :"(

Kejadian ini terjadi hari Senin, 15 April sekitar jam 8 pagi. Awalnya aku mau bales mention teman-temanku seperti biasa, dua mention temenku uda berhasil terkirim, giliran mention ketiga ga bisa kekirim, malah error gitu. Aku coba send tweet lewat berbagai aplikasi tetep ga bisa, akhirnya aku buka lewat web dan hasilnyaaa.....


Sedih banget menerima kenyataan kalo twitterku harus kena suspended untuk yang kedua kalinya, kalo uda dua kali kena suspended, baliknya bakal susah :'( Kemarin senin sebenernya aku capek banget dari siang ujian trus sore sampe malem karaokean + makan sama temen-temen kampus, biasanya aku kalo kecapekan gampang banget buat tidur, tapi kemarin aku ga bisa tidur, kepikiran twitter. Aku stres banget kalo ga twitteran, gatau kenapa, uda candu banget.

Segala usaha aku lakuin buat balikin twitter lamaku. Mulai dari mengirim email ke pihak twitter berkali-kali, ikutin cara di google, sampai menggunakan jasa unsuspend yang semuanya belum pasti twitterku balik dalam waktu cepet, daripada stres terus menerus, Selasa, 16 April 2013 jam 03.50 (karena ga bisa tidur) aku bikin twitter baru.


Nah itu twitter baruku yang baru aktif dua hari ini. Beda sama twitter lama, yang timeline mesti penuh, sekarang timeline sepi -_- Never mind, semua butuh proses, ntar juga rame lagi, jadi aku sekarang perlahan uda bisa ikhlasin twitter lamaku yang usernamenya @dimithanggraeni :') Banyak kenangan di akun twitter lamaku, agak berat sebenernya ngikhlasinnya :')


Minggu, 07 September 2014

We used to be best buddies and now we're not, I wish you would go home soon.

Mungkin Senin, 11 Agustus 2014 adalah hari yang sangat menyedihkan yang pernah terjadi dalam hidupku. Mengapa harus ada perpisahan? Ini sangat menyakitkan. Aku akan merindukanmu setiap waktu, dan air mataku tidak akan susah keluar jika yang ku tangisi adalah dirimu. Aku sangat tidak bisa menerima kenyataan harus terpaut jarak yang sangat jauh denganmu. Sebelum hari ini kita tidak pernah dipisahkan oleh apapun, dan mungkin memang kita tidak ditakdirkan untuk dipisahkan, tapi mengapa hal ini terjadi? Mengapa kita dipisahkan? Aku akan sangat sangat merindukanmu, wajahmu, tawamu, tawa kita, waktu-waktu kebersamaan kita, aku sangat senang menghabiskan waktu bersamamu, bahkan ketika kita bertengkar, aku pasti akan merindukan ketika kita bertengkar. Aku rindu semua tentangmu. Mengapa sesakit ini? Mengapa ini terjadi padaku? Aku sungguh sungguh tidak siap ketika aku bangun pagi, aku masuk ke dalam kamarmu dan ternyata kosong, ketika aku ingin tidur, aku melihat kembali ke dalam kamarmu dan ternyata masih kosong. Aku menulis semua ini dengan kenangan dan air mata, karena terlalu sakit kurasa untuk berpisah denganmu. Sungguh berat, menyakitkan, aku akan merindukanmu setiap saat, percayalah. Aku tidak tahu apakah aku bisa hidup tanpamu, merindukanmu menyiksaku. Tidak bertemu denganmu sehari saja aku sudah sangat memikirkanmu, mengawatirkanmu, bagaimana untuk waktu yang lama dan jarak yang terlampau jauh? Mungkin aku akan sekarat. Aku merasa sangat kesepian disini. Aku merasa kehilangan separuh kebahagiaanku, aku merasa kita sudah seperti saudara kembar yang tidak bisa dipisahkan karena memang aku sangat tidak bisa jika harus berpisah denganmu. 
Aku tahu mungkin tulisanku ini berlebihan bagimu, tapi ini benar-benar yang kurasakan. Aku sangat menyayangimu kakakku, dan aku tau kamu tau bahwa aku sangat menyayangimu, dan aku yakin kamu juga menyayangiku, kita hanya sedang diberi cobaan oleh Allah. Tapi aku tidak tau aku bisa melewatinya apa tidak. Mungkin aku akan menangis setiap hari, merindukanmu, berharap kamu kembali dalam setiap doaku. Aku yakin kamu pasti kembali tapi tidak dalam waktu dekat ini, ini yang menyakitkan. 
Mungkin ini yang bisa aku sampaikan, agar kamu tau betapa aku sangat menginginkanmu kembali. Aku selalu menyayangimu, merindukanmu, setiap hari, setiap menit, setiap detik, setiap saat. Aku tidak akan pernah lelah merindukanmu. 
Pulanglah kakak, jangan meninggalkanku lagi. Peluk cium terdalam dari adik kandungmu satu-satunya.



PS: aku menulis semua ini tepat setelah kamu pergi meninggalkan Surabaya.

Sabtu, 04 Januari 2014

Happy New Year 2014!!!

Setelah sekian lama ga posting ternyata 2013 uda berakhir dan berganti menjadi 2014. Cepet banget gila, kayaknya barusan aku masuk kuliah, taun 2014 ini uda mau semeser 4 sama semester 5 aja, makin deket sama Tugas Akhir, wew. Oke mumpung masih termasuk awal tahun aku mau ngucapin Selamat Tahun Baru 2014 buat semua dan terutama yang baca tulisanku ini, terima kasih uda mau nyempetin waku baca posingan blogku yang tidak lazim panjangnya :D
Aku bingung kali ini mau bahas apa, masak curhat lagi hahaha. Ga apa-apa deh curhat lagi, kali ini mau bahas pengalamanku ikut BookClub DetEksi Jawapos yang diselenggarakan kemarin 2 Januari 2014. Awal aku ikut bookclub itu karena ketidaksengajaanku baca rubrik deteksi pada hari Rabu, 25 Desember 2013 dimana di pojok kanan atasnya ada info siapa yang mau ikutan bookclub dengan mendiskusikan buku The Cuckoo's Calling karangan Robert Galbraith alias J.K. Rowling si mommy-nya Harry Potter. Aku sih langsung tertarik waktu tau bakal ngebahas tentang The Cuckoo's Calling karena aku uda tau sebelumnya tentang buku itu soalnya yang ngarang si mommy Rowling. Syarat ikutan bookclub sih cuma suruh kirim e-mail, aku iseng banget waktu mau ikutan. Aku kirim e-mail hari rabu, tanggal 25 Desember 2013 kemudian hari senin tanggal 30 Desember 2013 pihak deteksi meneleponku agar mengambil novel TThe Cuckoo's Calling di kantor Jawapos. Waktu ditelpon sih seneng banget, kesenengan pertama itu soalnya bakal dape novel The Cuckoo's Calling secara gratis dimana aku mengidam-idamkan memiliki novel tersebut.
Selasa, 31 Januari 2013 aku ke kantor Jawapos yaitu Graha Pena buat ambil novel, dan beneran gratis :D trus pihak deteksi ngasih tahu hari Jumat 2 Januari 2014 akan dilakukan pemotretan, makin seneng dengernya :D
Tiba saatnya ketemuan dengan para bookclubers di cafe Daily Sweet di daerah G-Walk Ciputra. Acaranya sebenernya dimulai jam 15.30 tapi kondisi saat itu yang hujan deras menyebabkan aku datang terlambat. Tetapi ternyata ga cuma aku yang telat. Proses pemotretan berlangsung kurang lebi 2 jam, lama banget kan. Setelah pemotretan, kami bookclubers dimanjakan dengan hidangan yang ada di cafe Daily Sweet dan semuanya gratis, gilaaaa rejeki nomplok :D dari ikut BookClub DetEksi Jawapos aku jadi punya pengalaman dan yang pasti punya temen-temen baru yang ga kalah asik. Untuk dokumenasi selama pemotretan kemarin bakal aku posting di postingan selanjutnya, soalnya file-file fotonya masih belom aku ambil di Graha Pena :D
Segini dulu share pengalamanku, pengalaman selanjutnya akan aku bagi lagi dipostingan selanjutnya, kalo sempet blogging pastinya, karena semakin hari semakin tercekik oleh jadwal dan tugas-tugas kuliah hahaha. See ya ;)

Sabtu, 05 Oktober 2013

Sahabat Yang Telah Pergi

Sebelumnya selamat malam, tiba-tiba aku ingin berbagi kisah tentang seorangg sahabatku yang sejujurnya saat ini aku merindukannya.Aku mengenalnya saat aku berada di bangku kelas 7 SMP, awalnya kita tidak begitu cocok karena sifatnya yang pendiam dan pemalu, hingga akhirnya dia bercerita bahwa dia juga pengemar Harry Potter, dan dari situlah kita mulai memiliki kecocokan satu sama lain. Dia adalah gadis yang sangat baik dan polos pada saat itu, kami adalah teman sekelas saat kelas 7, sayangnya kelas 8 kami tidak satu kelas, namun keakraban kami masih sangat erat dan tidak ada yang mengantikan. Persahabatan kami sangat diselimuti oleh kesetiaan saat itu. Kami rela menunggu satu sama lain hingga urusan salah satu dari kami selesai agar kami bisa pulang bareng. She was my best friend.

Hingga akhirnya kami kelas 9, awal tahun hubungan kami masih sangat baik, hingga pada satu ketika dia menemukan orang lain yang menurutnya dapat mengggantikanku. Aku cemburu, aku menjauhinya, karena dia dengan teganya membiarkanku menunggunya untuk berangkat bareng ke sekolah ketika ternyata dia lebih memlikih berangkat bareng teman barunya tanpa memberitahuku. Setelah kejadian itu aku menjauhinya sampai kita lulus SMP.

Beberapa waktu berlalu, aku sudah duduk di bangku SMA, dan kami tidak berada pada satu SMA yang sama. Suatu ketika aku membuka facebook dan menemukan dia di halaman beranda facebook-ku. Aku meliha profil facebooknya dan 'boom!' dia berubah! Dia memiliki seorang kekasih, dan kata-kata yang terdapat dalam profil facebooknya sangat berbeda dari dia dulu yang aku kenal sebagai gadis yang polos. Tanpa berpikir panjang aku menulis di dinding facebooknya, dia membalas, tapi balasannya sangat tidak terpikirkan olehku. Sahabatku telah berubah, dia bukan lagi sahabatku yang dulu.

Beberapa waktu kembali berlalu. Aku sekarang telah lulus SMA dan berada di jenjang kuliah. Dan saat ulang tahunnya bulan Juli lalu, aku berniat mengajak bicara dia kembali. Ketika aku melihat profil facebooknya sekali lagi WOW!!! dia berubah 180 derajat, nyaris bukan sahabatku yang aku rindukan. Dia me-make over penampilannya. Rambutnya di smoothing, ekspresi wajah nakal saat dipotret, dan dia mengenakan baju minim, sangat berbeda jauh dengan sahabatku dulu yang polos. Aku tetap mengucapkan selamat ulang tahun padanya, dan aku tidak berharap ucapanku dibalas olehnya, bahkan mungkin ucapan itu adalah sapaan terakhirku untuknya karena aku sama sekali tidak mengenalinya sekarang. Dia sama sekali bukan sahabatku yang dulu dan mungkin kita tidak akan bisa bersahabat lagi. Tapi jujur aku masih merindukan kamu yang dulu, Karina Mahardiana.

Selasa, 25 Juni 2013

Direct Selling Album RIVER JKT48 Surabaya

Direct Selling RIVER JKT48 adalah istilah dalam menjual album RIVER JKT48 dimana yang menjual album ini adalah para member JKT48 langsung karena album RIVER tidak dijual di pasaran, jadi yang ingin membeli album RIVER bisa datang ke direct sellingnya dan dapat langsung dilayani oleh member JKT48, tapi pada dasarnya sih bukan pengen beli albumnya, tapi pengen ketemu membernya :D

Sebenernya awalnya aku sama sekali biasa aja sama idol grup JKT48 waktu awal mereka keluar waktu aku kelas XII dulu, kemudian aku mulai agak suka ketika merek perlahan mulai naik daun dan lagu-lagu mereka yang easy listening. Tapi aku masih belum ngefans sama mereka, hanya suka lagu-lagunya, hingga pada akhirnya mereka mengcover lagu RIVER yang pertama kali dibawakan oleh AKB48 langsung membuatku jatuh cinta pada idol grup JKT48 khususnya JTeam.

Saat perilisan single RIVER pertama kali di tv, yaitu di IMB Trans TV waktu itu, aku masih biasa aja sama lagu RIVER, cuma aku salut sama koreografinya yang benar-benar beda dari koreografi JKT48 sebelumnya, kemudian aku download lagi River dan aku dengarkan berkali-kali ternyata enak juga dan liriknya memiliki pesan yang sangat bermakna sekali, dari situ setiap saat aku mendengarkan lagi River, menghafalkan liriknya, hingga akhirnya mengcover lagu River yang dibawakan oleh JKT48 (you can check at http://soundcloud.com/dimithanggraeni/river-cover/s-pHcM6 ).

Mengetahui berita direct selling album RIVER di Surabaya, aku senang sekali dan tidak berpikir panjang, aku langsung berencana datang pada direct selling tersebut. Menurutku harga album RIVER relatif mahal yaitu delapan puluh ribu rupian untuk audi CD berisi empat lagu dan DVD berisi tiga video. Tapi aku tidak peduli karena aku ingin bertemu dengan member.

Member yang waktu itu datang ke direct selling di Surabaya adalah Kinal, Delima, dan Vanka. Tempat direct selling waktu itu di jeje radio Surabaya (Jalan Embong Gayam). Aku sampai di jeje radio sekitar pukul dua belas. Antriannya sudah membeludak, sejauh mata memandang banyak orang-orang terutama remaja laki-laki memakai kaos berwarna merah bertuliskan JKT48. Dan banyak juga yang menjual merchandise JKT48 seperti photo pack, pin, light stick, kaos, hingga ada yang menjual kembali album river mereka setelah mereka beli dari member. Sekitar kurang lebih satu jam aku mengantre, tiba-tiba ada pegawai wanita jeje radio dan berkeliling dan berkata padaku, "cewek silahkan masuk duluan". Aku sangat senang sekali, karena kalo nggak didahuluin, melihat antrean yang lumayan panjang, mungkin aku baru bisa bertemu member sekitar sore hari.

Aku pun langsung masuk ke dalam gedung jeke radio, tidak boleh bersalaman, hanya boleh hit touch atau yang lebih kita kenal sebutannya adalah tos. Setelah membayar senilai delapan puluh ribu rupiah aku diberi tiket. Kemudian aku masuk ke sebuah ruangan dimana Kinal, Delima, dan Vanka berada. Aku memberikan tiketku pada Vanka dan dia memberiku sebuah album river, kemudian Vanka mengajakku tos. Aku tidak langsung keluar ruangan, spontan aku menyeletuk,"boleh tos sama Kinal ga?" Seketika Kinal langsung merespon,"oh boleh, sini sini" dan kami tos, dan aku juga tos sama delima. Terakhir aku bilang,"sukses buat JKT48 ya!" Dan Kinal menjawab" iya! Terima kasih ya!" Menurutku Kinal orangnya baik banget, friendly dan welcome banget sama fans, ga ada sombong-sombongnya lah pokoknya, kemudian aku keluar ruangan dengan perasaan senang karena abis ketemu idola. Dan setelah kejadian itu, kalau ditanya oshi kamu di JKT48 siapa? Aku akan menjawab Kinal. Baik banget lu Nal! :D

Ini sekilas penampakanku dengan album RIVER. Waktu itu aku dapat photo packnya Dhike, tapi udah aku kasihkan temanku yang laki-laki :D


Oke sekian dulu curhatanku waktu ketemu Kinal dkk, makasih buat yang mau nyempatin waktunya buat baca tulisanku ini :D

Kamis, 20 Juni 2013

Sudahi Saja, Aku Cukup Tahu

Selamat malam pembaca, maaf aku baru muncul ke permukaan karena aku sudah tidak berlangganan modem lagi :( anyway ga berlangganan modem bukan jadi masalahku untuk berhenti bloging, dan saat ini aku sedang blogin via ponsel.
Kali ini aku mau bagi pengalamanku tentang teman yang dikasih ati ngerogoh rempelo atau bahasa indonesianya teman yang tidak tahu diri. Dikatakan seperti itu karena dia memang pada akhirnya merugikanku, bukan maksudku untuk menjelek-jelekkan temanku ini, tapi aku hanya ingin berbagi pengalaman dan agar pembaca berhati-hati jika menemui orang yang ciri-cirinya akan aku bahas di curhatan kali ini.
Dia adalah temanku satu sekolah waktu sekolah menengah pertama. Pada saat sekolah dulu, kami sangat tidak akrab. Aku mengetaui dia atau sekedar mengenalnya karena kita dulu mengikuti ekstrakurikuler yang sama, yaitu teater. Pada saat di teater pun, kami sangat tidak akrab, bahkan aku sempat tidak suka dengannya. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Sekitar hampir lima tahun lamanya kami tidak pernah berkomunikasi, hingga suatu hari, kami dipertemukan kembali oleh jejaring sosial yang sangat digemari para remaja kota besar saat ini, twitter.
Aku memiliki akun twitter pada 25 Januari 2011, dan tidak lama setelah itu aku dan dia saling mengikuti satu sama lain, tetapi kami tidak pernah berkomunikasi, jadi dia dapat dikatakan follower pasif. Hingga sekitar Januari 2013 lalu, dia mengomentari statusku, lalu aku menanggapi komentarnya dan sebaliknya, terus menerus kita berbalas balasan hingga akhirnya menimbulkan canda tawa, dan sampai akhirnya dia mengajakku ketemuan. Aku pun pada saat itu menganggap ajakannya adalah sebuah pertemuan teman lama dan mungkin dia bisa menjadi teman dekatku yang baru, pikirku sat itu. 
Dia mengajakku ketemuan di salah satu mall di Surabaya. Dan aku sempat menanyakan padanya via SMS, "kamu ato aku yang jemput?" Dan dia pun membalas pesanku, "kamu aja ya, hehehe". Ada perasaan tak enak saat itu, tapi aku mencoba berusaha untuk berpikir positif. Akhirnya sesuai hari dan jam yang ditentukan, aku menjemputnya, kami pergi ke mall dan aku mengantarnya pulang. So far dia anaknya baik, asik, enak diajak curhat dan bercanda, sikapnya masuk dalam kriteria teman dekatku.
Setelah hangout kami yang pertama, dia terus menerus mengajakku pergi menemaninya atau aku lebih suka mengatakan dia mengajakku untuk mengantarkannya ke tempat-tempat yang dia inginkan, hingga suatu hari setelah kami terus menerus keluar bersama dan selalu aku yang menjemputnya dan memboncengnya, mamaku bertanya, "kamu keluar sama dia terus, jemput dia terus, kamu dikasih apa sama dia?" Dan aku pun menjawab apa adanya,"ya ga dikasih apa-apa ma." Setelah pertanyaan mamaku tersebut aku menjadi sadar bahwa aku merasa dimanfaatkan olehnya, aku merasa menjadi supirnya yang selalu menjemputnya dan mengantarkan ke tempat yang dia inginnkan, kenapa setelah empat bulan aku baru sadar bahwa aku sangat bodoh selalu mau menurutinya, hingga suatu ketika aku tidak sengaja membuat tweet yang berbunyi:"serasa jadi supir sih". Keesokan harinya dia langsung mengirim pesan padaku yang isinya meminta maaf kalau aku merasa seakan menjadi supir. Aku pun jujur kepada dia bahwa memang aku sangat merasa seperti supirnya, dia menggantikanku memboceng saja tidak pernah, berinisiatif membelikan bensin meskipun aku tidak meminta saja dia tidak pernah, apalagi namanya kalau bukan supir. Dan aku sempat tersinggung oleh pesannya yang berbunyi:"iyo mit sepurane lek awakmu ngeroso koyok supir, sepurane aku ga sesogeh awakmu." Kenapa dia harus membahas harta? Apa hubungannya harta dengan semua ini? Toh yang memiliki harta adalah orang tuaku, sedangkan aku tidak memiliki apa-apa. Dan kalimat terakhirku untuk dia,"terima kasih telah menjadi teman dekatku walau hanya sesaat, terima kasih telah pernah berbagi tawa bersamaku, maaf hubungan pertemanan kita tidak bisa diteruskan, sudah cukup." Dan sampai saat ini sejak bulan April kemarin, aku tidak pernah berkomunikasi dengannya dan aku sangat tidak ingin menemuinya lagi.
Terima kasih kepada pembaca yang telah meluangkan waktunya untuk membaca curhatanku ini. Selamat malam :)

Minggu, 21 April 2013

My Lovely Twitter @dimithanggraeni BACK!

Seneeeeng banget twitter kesayanganku balik. Alhamdulillah. Baliknya hari Kamis kemarin waktu aku ga sengaja mau non aktifin twitter lamaku dan ternyata timelinenya jalan. Voila. Padahal aku uda ga beharap banyak twitter lamaku itu bisa balik. Karena balikin twitter yang uda kena suspended dua kali itu susah, aku pake jasa unsuspended dan ternyata it's work! Jadi buat temen-temen yang senasib sama aku, coba pake jasa unsuspend ddulu, Insya Allah twitter kesayangan kamu masih bisa terselamatkan :)

Ini nih penampakan sekilas profil twitter kesayanganku yang sempet kena suspended selama 3 hari :)


Jangan lupa juga selalu dengerin suaraku secara gratis di www.soundcloud.com/dimithanggraeni ya ^^



Selasa, 16 April 2013

My Lovely Twitter @dimithanggraeni has been Suspended :"(

Kejadian ini terjadi hari Senin, 15 April sekitar jam 8 pagi. Awalnya aku mau bales mention teman-temanku seperti biasa, dua mention temenku uda berhasil terkirim, giliran mention ketiga ga bisa kekirim, malah error gitu. Aku coba send tweet lewat berbagai aplikasi tetep ga bisa, akhirnya aku buka lewat web dan hasilnyaaa.....


Sedih banget menerima kenyataan kalo twitterku harus kena suspended untuk yang kedua kalinya, kalo uda dua kali kena suspended, baliknya bakal susah :'( Kemarin senin sebenernya aku capek banget dari siang ujian trus sore sampe malem karaokean + makan sama temen-temen kampus, biasanya aku kalo kecapekan gampang banget buat tidur, tapi kemarin aku ga bisa tidur, kepikiran twitter. Aku stres banget kalo ga twitteran, gatau kenapa, uda candu banget.

Segala usaha aku lakuin buat balikin twitter lamaku. Mulai dari mengirim email ke pihak twitter berkali-kali, ikutin cara di google, sampai menggunakan jasa unsuspend yang semuanya belum pasti twitterku balik dalam waktu cepet, daripada stres terus menerus, Selasa, 16 April 2013 jam 03.50 (karena ga bisa tidur) aku bikin twitter baru.


Nah itu twitter baruku yang baru aktif dua hari ini. Beda sama twitter lama, yang timeline mesti penuh, sekarang timeline sepi -_- Never mind, semua butuh proses, ntar juga rame lagi, jadi aku sekarang perlahan uda bisa ikhlasin twitter lamaku yang usernamenya @dimithanggraeni :') Banyak kenangan di akun twitter lamaku, agak berat sebenernya ngikhlasinnya :')


 

My Name is Mitha. Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea